Apakah Aku Akan Bahagia di Kehidupan Lainnya ?

Apakah aku akan bahagia dikehidupan lainnya ?
By : Muhammad Arif
Based on true story
Saat dunia semakin sunyi dari huru - hara.
Aku terdiam disini ditemani hembusan angin, layaknya bulan yang selalu hidup dalam kesendirian.

Saat semua terlelap dalam mimpi indahnya, insan ini hanya bisa menulis ungkaian kata, yang keluar dari pikiran yang terus memikirkan, "Hidup semakin dipenuhi dengan kesia-siaan".

Pertanyaan yang tidak bisa dijawab oleh semuanya, semakin mengganggu pikiran yg ditemani kesunyian malam. " Apakah aku akan bahagia di kehidupan lainnya nanti ? "

Walaupun sampai ke ujung dunia, tak ada yang bisa menjawab pasti. Semua itu hanya kupasrahkan dengan keyakinan, " Sang Maha Raja Maha Pengasih atas segala Hamba-Nya ".

Tapi apakah pantas jiwa yang hina ini menerima Rahmat yang besar itu ?
Hanya bisa berusaha untuk memantaskan diri.

Ketika jiwa dihimpit dengan Nafsu yang membawa kepada kenikmatan sesaat, ditambah dorongan dari kegelapan untuk mencicipi rasa yang tak pernah terpuaskan, yang kedatangannya tak pernah terduga, sehingga banyak yang hanyut kedalamnya.

Saat-saat Itulah yang paling ditakutkan oleh insan yang mencari jalan untuk keluar dari pekatnya lembah kegelapan, untuk bisa merasakan manisnya keimanan.

Jiwa yang berdosa ini hanya bisa memohon, agar tidak menuju ke arah jalan yang berliku. Agar selalu mengingat saat yang pasti akan kedatangannya. Suatu saat dimana jiwa memberontak untuk keluar dari tubuh yang akan kaku membeku.

Bunyi gemuruh awan yang semakin terdengar, ditemani hembusan angin yang membuat pohon menari kegirangan. Tiba-tiba langit meneteskan air kehidupan, ditambah suara dan cahaya yang menerobos kegelapan.

Dengan jiwa yang masih bingung, aku mecoba memejamkan mata.

Dengan harapan.. suatu saat nanti, semuanya sadar bahwa pilihan untuk merasa bahagia dalam kegelapan, pilihan untuk selalu menuruti rasa yang tak terpuaskan, pilihan yang terlalu meremehkan bahayanya bermain-bermain dengan nafsu yang membawa kepada lumpur kehinaan.

Agar semua sadar bahwa semua pilihan itu, akan membuat kita semakin jauh dari kebahagiaan abadi dikehidupan lainnya nanti.

Keyword : puisi, bahagia, islami, kehidupan

2 comments

Terimakasih telah membaca artikel ini, semoga bermamfaat. Komentar yang membangun dan bersifat positif anda sangat diharapkan.