Nasehat-Nasehat Penggugah Jiwa


Hindarilah berisik dan hiruk pikuk di rumah dan kantor anda. Karena diantara tanda kebahagiaan adalah ketenangan, kedamaian dan keteraturan.

Orang yang mempunyai adab yang mulia, cita rasa yang sehat, dan akhlak yang mulia, akan membahagiakan dirinya dan orang lain, serta mendapatkan ketenangan hati dan keadaan.

Ilmu pengetahuan itu akan menyinari hati, meluaskan jangkauan pandangan anda, dan membuka ufuk-ufuk jiwa anda, sehingga mengeluarkannya dari kesulitan, kegelisahan, dan kesedihannya.

Berbicara dengan teman akan menghilangkan kesedihan, humor yang polos itu menyenangkan hati, dan mendengarkan syair itu menghibur jiwa.

Kebahagiaan itu tidak terletak pada kedudukan, keturunan ataupun harta, namun terletak pada agama, ilmu pengetahuan, adab dan meraih cita-cita.

Allah-lah yang telah membebaskan anda dari kegelisahan kemarin, dan Dia pula yang akan membebaskan anda dari kegelisahan hari ini dan hari esok. Oleh karena itu, bertawakal lah kepada Allah. Dan jika Allah SWT bersama anda, maka siapa lagi yang perlu anda takuti ? Sedangkan jika Allah SWT murka kepadamu, maka kepada siapa lagi anda dapat berharap ?

Orang yang jiwanya bersih dengan ketakwaan, pemikiran-nya jernih dengan keimanan, dan akhlaknya tercetak dengan kebaikan, niscaya dia akan mendapatkan cinta Allah dan cinta manusia.

Tawa yang sederhana akan melapangkan jiwa, menguatkan hati, menghilangkan kebosanan, menggairahkan diri untuk bekerja, dan menjernihkan hati.

Sendirian itu lebih baik dari teman duduk yang jahat, dan teman yang saleh itu lebih baik dari sedirian. Terlalu banyak bergaul adalah bodoh, menggantungkan diri kepada manusia adalah tindakan konyol, dan memusuhi mereka adalah tindakan tidak bermamfaat.

Shalat berjamaah, menunaikan kewajiban, cinta kepada kaum muslimin, meninggalkan dosa, dan makan yang halal, adalah kebaikan dunia akhirat.

Jadikan kegembiraan sebagai kesyukuran, penderitaan sebagai ujian kesabaran, sikap diam untuk merenung, melihat untuk mengambil pelajaran, berbicara dalam rangka berzikir, hidup dalam rangka ketaatan, dan mati sebagai pemutus dari kejahatan.

Orang banyak bercanda (bergurau) akan dipandang remeh oleh manusia. Orang yang pelit akan dibenci, yang sabar dan toleran akan dihormati, yang gemar berbuat kebaikan akan dicintai, dan yang sering meminta-minta akan dijauhi.

Mahasuci Allah SWT yang telah menjadikan mulia bagi mereka yang merendahkan diri dihadapn-Nya, terhormat bagi yang meminta kepada-Nya, berkecukupan bagi yang memohon karunia-Nya, tinggi di mata manusia bagi yang menundukkan diri kepada zat-Nya, dan bahagia bagi yang pasrah kepada ketentuan Takdir-Nya.
Dikutip dari buku "berbahagialah" karangan Dr. Aidh Al-Qarni

Comments

Popular posts from this blog

Ketawadhuan Al-Imam Asy-Syafi'i Rahimahullah Dan Kebijaksanaan Ibunya

Aplikasi LangitMusik : Oksigennya Pecinta Musik

Bisikan Kedamaian Dari Kesunyian Malam

Kisah Sang Taman Hati

Situs yang harus diketahui oleh blogger